Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Hingga Tahun Ketiga

Foto oleh: Earl Wilcox via unsplash Aku mengenalnya sejak awal masuk kuliah hingga sekarang. Iya, dia adalah temanku. Awalnya biasa saja namun pada akhirnya aku jatuh hati. Entah memang jatuh hati atau karena simpati. Entahlah, aku mengaguminya. Barangkali, teman-teman dekatku sudah muak mendengarku. Pembahasan utama selalu dia. Seakan dia adalah pusat semesta duniaku. Sayangnya, hampir tiga tahun berjalan. Dia malah mencintai orang lain. Baginya aku hanya sekedar teman biasa. Ah, tak kutahu dia seterbuka itu ke semua orang. Dan aku bukanlah satu-satunya orang tempatnya berkeluh kesah. Aku merasa aku tak mengenalnya. Terlebih saat aku mengumpulkan keberanian menyatakan perasaan, dia hanya menganggapku bercanda. Sialnya, malah menyuruhku dekat dengan temannya. Percuma saja ratusan quotes , belasan puisi, dan beberapa cerpen kukarang untuknya. Sia-sia saja malam yang kuhabiskan untuk bercerita dengannya. Rasanya aku tak pernah patah hati sehebat ini. Walau setahun belakangan ini, rasaku ...

Waktu yang tepat

tenanglah, jangan takut tertinggal semua akan tepat pada waktunya Pada akhirnya tidak ada yang sama mulainya tentu saja akhirnya juga berbeda semua ada masanya #kutipankawalan #harike9  

Masih Berjuang

  Foto:Bunga Melati yang sudah diberantas kehadirannya oleh mamakku. Hanya tersisa fotonya. Semakin semesterku bertambah, semakin naik pula tingkat insecure ku. Apalagi jika bukan karena kemampuan speaking yang tak kemana-mana. Iya aku memang tak suka jadi pusat perhatian. Aku tak suka keramaian. Itulah yang membuatku merasa insecure . Ditambah aku baru mengetahui jika di kelas ada strata berdasarkan kecerdasan. Makin menjadilah insecure ku.             Sebuah hal yang miris bagi aku, sudah semester atas namun kemampuan speaking biasa saja. Huwaa, berat sekali mengejarnya. Memulai lagi, belajar lagi, rasanya antara malu dan terpaksa.jika tidak belajar sekarang efeknya bisa untuk hari depan.             Aku jadi teringat alasanku memilih jurusan ini dulu. Sesederhana dan semulia itu nyatanya tak seindah itu. Tak ada cerita atau tips yang akan kubagi, kemampuanku mas...

Masih Berusaha

      foto: Jendela kelasku haha   Tak kusangka saat ini aku sudah berada di semester enam perkuliahan. Aku harus bangga jika aku masih bertahan sampai sejauh ini. Tentunya tugasku ke depan semakin berat dan memeras otak. Iya udah mulai membahas metode kualitatif dan kuantitatif. Untuk kuliah, semua orang pasti punya perjuangan. Aku juga walau tidak terlalu berat menurutku.      Tamat SMK, aku berniat untuk kerja atau mungkin mengikuti pelatihan. Otakku sudah malas untuk melanjutkan jurusanku sebelumnya. Iya, jurusanku Rekayasa Perangkat Lunak membuatku malas kuliah. Aku sudah muak dengan bahasa pemrograman dan sejujurnya aku tak jago matematika. Aku menganggap aku salah jurusan waktu SMK. Terbukti aku lebih sering mendapat nilai tinggi di mata pelajaran Bahasa dibanding jurusanku. Miris tapi nyata. Aku juga bukanlah anak yang punya prestasi yang bisa dibanggakan. Bahkan, meskipun aku dulunya adalah bendahara penanggung jawab SPP teman-teman kel...

Sama Tapi Tak Bersama

Tanpa terasa (hampir) tiga tahun sudah berlalu. Tentu saja, aku sudah semester enam sekarang. Aku akhirnya lega, aku mengatakannya. Sesuatu yang selama ini sesakkan dada. Meski akhirnya dianggap bercanda. Dia tak percaya, aku menyimpan rasa. Entah karena tandanya tak terlihat jelas, atau dia yang tahu tetapi malah abai. Nyatanya dia malah ingin mendekatkanku dan temannya. Mungkin dia salah paham. Tiga tahun aku dapat apa? Selain bilur yang menjalar di batinku. Dia yang aku kira punya banyak kesamaan akan bersama. Nyatanya, aku hanya mengenal kulit luarnya. Aku kira aku cukup mengenalnya, rupanya aku benar-benar tak mengenalnya. Meski hampir setiap hari bertatap muka dan hanpir setiap hari bertukar pesan. Statusku hanya teman, jika pun naik level hanya jadi teman dekat. Patah hati kali ini mengajarkanku pentingnya mencintai diri sendiri. Melihat ke dalam diri jika ada banyak hal yang membuatku bahagia. Patah hati kali ini membuatku semakin mengerti arti hidup. #hukumankawala...

Ichiban means Terbaik

 Ah, entah mengapa kalimat pertama memang sulit dituliskan. Bahkan bagi penulis ternama sekali pun. Seperti tema kali ini sulit untuk dituliskan. Ya, tentang seseorang yang mendukungku. Karena nyatanya yang mendukungku tidak hanya satu orang tetapi banyak orang. Namun, dari semua itu memang nyatanya hanya satu orang yang tetap mendukungku. Seseorang itu adalah mamakku.  Mamak akan selalu mendukung apa pun keputusanku selama aku bisa mempertanggungjawabkannya. Terkadang susah menjelaskan tugas-tugasku padanya. Iya karena mamak tidak kuliah sepertiku. Namun, dari situ aku paham ilmu yang kupunya harusnya membuatku mengerti untuk menjelaskan dengan kalimat sederhana. Ilmu yang kupunya harusnya malah membuatku lebih berakhlak.   Mamak akan selalu mendukung selama itu baik untukku. Seperti pilihanku yang masuk kuliah mengambil prodi Pendidikan Bahasa Inggris. aku yang maunya jadi freelancer . Aku yang maunya menulis. Aku yang maunya enggak mau kerja di kampung. Aku yang p...

We Need to be Better

Terjemahan: Kita enggak perlu jadi sempurna, tetapi kita perlu jadi lebih baik. Acap kali kita menuntut diri kita sempurna untuk mengesankan orang lain. Padahal, kita sudah cukup baik untuk diri sendiri. Maka dari itu, kita cukup membandingkan diri kita yang sekarang dan dulu. Bukan membandingkan proses kita dan hasil orang lain. Berubahlah karena ingin memperbaiki diri sendiri. Bukan karena untuk mendapatkan  attention o rang lain. Yuk yuk cintai diri sendiri dengan jadi orang yang lebih baik. Kalau kita jadi lebih baik, kita akan semakin menghargai kehidupan fana ini. #kutipankawalan #blog14hari #harike4

Semoga Kesampaian

  Ngomong-ngomong soal mimpi, kita semua sebagai manusia pasti punya mimpi. Apapun itu, semoga impian itu jadi kenyataan. Tetapi, kalau Cuma bermimpi tanpa ada usaha ya percuma. Bermimpi adalah langkah awal, langkah selanjutnya adalah usaha dan doa.      Ngomong-ngomong soal mimpi, aku juga punya mimpi yang belum kesampaian. Saat ini masih diusahakan serta didoakan agar jadi kenyataan. Tentu saja untuk membahagiakan diri sendiri. Mimpiku adalah menjadi seorang guru Bahasa Inggris. Sedikit malu mengakui hal ini, takut kalau-kalau tidak konsisten memperjuangkan nya. Aku sudah bermimpi menjadi guru aku MTs, entah mengapa aku merasa masa depanku cerah *wkwkwk. Dari MTs aku sudah memikirkan kemana akan kuliah, sembari belajar Bahasa Inggris autodidak (Kalian tidak salah baca, aku tidak pernah les) berbekal lagu-lagu One direction yang diterjemahkan   untuk mendapat kosakata baru. Tentu saja mengikuti official fan page One Direction untuk melatih skill menerjemah...

Keinginan Menjelang 21 Tahun

       Aku sudah hidup di dunia ini selama dua puluh tahun. Berbagai macam rasa sudah kualami. Senang, sedih, kehilangan dan yang paling parah trauma. Dari semua hal itu mengajarkan satu hal, hidup harus menerima. Seperti kata Dee Lestari, “Pilihan terbaik adalah menerima, menolak dan menyangkal Cuma buat kamu lelah,”.      Menjelang dua puluh satu tahun, keinginanku makin sederhana. Aku tak mau muluk-muluk menginginkan banyak hal di dunia ini. Banyak mau tetapi tidak ada usaha buat apa. Di umur ku yang sekarang, keinginan pertama ku aku hanya ingin dekat dengan Allah. I ngin memperbaiki ibadah dan juga belajar ilmu agama lebih dalam. Setelah kehilangan Bapak yang kayak nya seperti mimpi dan butuh hampir dua tahun untuk menerima kepergian nya. Aku sadar, manusia hidup hanya sementara,lalu mau mengejar apa? kalau tiba-tiba mati gimana?       Keinginan kedua, ingin fokus mencintai diri sendiri. Setelah mendapat pelajaran berharga ...

kutipan kawalan

Cantik itu bukan hanya perkara fisik. Jangan terjebak dengan pemikiran bahwa cantik hanya tentang fisik yang rupawan, kulit putih, tinggi semampai, hidung mancung. Cantik yang sebenarnya ada pada akhlak. Lagipula, Laila cantik karena dicintai kan? Cantik itu bergantung pada sudut pandang*, tergantung siapa yang memandang. Kalau yang memandangmu mencintaimu, dimatanya kamu adalah orang paling cantik begitu pun sebaliknya. #Blog14hari #kutipankawalan #harike2

Maaf lah

Maaf-maafan waktu lebaran adalah hal yang wajib dilakukan. Sepulang sholat idul fitri menghadap orang tua di rumah lalu sungkeman. Minta maaf lalu nangis walau besok buat mamak merepet karena main hp aja. Selain itu ucapan broadcast whatsapp pun disebar. Dari grup SD-Kuliah itu dikirimin. Ditambah grup organisasi. Sudahlah auto taubat kita semua. Ini tulisan terakhir Selamat Idul Fitri. Maafin ya kalau ada salah walau aku tahu bakal kuulangi lagi. Saling memaafkan biar saling menyayangi hehe. Semoga kita masih bisa jumpa sama ramadan tahun depan ya...

THR

Selain baju baru tradisi lainnya adalah THR. Bagi-bagi uang yang isinya lembar bergambar pak Karno dan pak Hatta sampai bergambar Tuanku Imam Bonjol. THR tradisi yang enggak bisa dilewatkan. Bahkan anak-anak kecil ngarep dikasih saudaranya. THR oh THR ketika dewasa enggak dapat lagi malah ditagih. Beginilah kalau sudah besar selalu dikatai ,"Kau kan dah besar enggak usah dapat THR ya," kalimat itu legend sekali epribadieh. 

Yang tak pernah bosan untuk dibahas

Malam nuzulul qur'an adalah saat al-Qur'an diturunkan ke bumi. Mukjizat nabi Muhammad yang paling luar biasa terjadi pada tanggal 17 Ramadan. Kita patut berbahagia mendengar hal itu.  Al-Qur'an tak hanya bisa menentramkan hati namun juga membuat hidup tenang. Al-Qur-an tak bosan dibaca meski berulang-ulang malahan kita ingin terus membacanya. Masyaallah Mukjizat yang luar biasa. Semoga kita senantiasa dekat dengan Al-Qur'an. *pendek aja tadi udah panjang ngetik malah hp nya ngelag jadi lupa mau ngetik apa.

Old clothes still Gold

Suatu budaya yang mengakar menjelang lebaran adalah beli baju baru. Mau mall besar, mau pajak, mau toko, mau online shop penuh pembeli. Seakan kalau enggak punya baju baru lebaran ada yang kurang. Jadi, intinya mau lebaran atau pamer baju? Kalau itu tergantung hati orang sih gak berhak aku menghakiminya. Terkhusus tahun ini, aku dan mamakku sepakat enggak beli baju lebaran. Semenjak bapak enggak ada, kami lebih sederhana dalam hidup. Salah satunya ya karena tahu apa yang kita punya akan dimintai pertanggungjawaban. Ngeri-ngeri sedap kalau bahas itu. Apa ya kita sibuk beli baju baru tapi jarang dipake. Nangis itu bajunya. Menuh-menuhu lemari juga hei. Aku enggak niat menghujat, aku bukan malaikat. Enggak punya hak menghujat orang lain. Tetapi tulisan ini bermaksud agar kita berhati-hati dengan apa yang kita miliki. Karena kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Jadi tim enggak beli baju baru itu keren. Tetapi tim yang beli baju lebaran juga keren selagi bisa dipertanggungjawabkan. See ...

Kamu cantik titik

Zaman sekarang banyak perempuan minder karena dia enggak good looking . Karena itu dia jadi minder dan merasa tidak berguna. Ditambah tren skincare sana-sini yang membuat mindset perempuan ,"Oh, yang putih yang cantik ya,". Hmm, siklus berulang. Aku hanya ingin mengatakan cantik itu tergantung sudut pandang. Layaknya karya seni, tidak semua orang bisa menilainya dengan indah. Ia akan indah pada yang mampu menghargainya. Melihat dari segala sisi. Namun, kecantikan hati adalah yang utama. Jadi enggak boleh tampil cantik nih pake skincare ? Ya boleh aja. Siapa pulak aku ngelarang. Tetapi sembari mempercantik diri alangkah baiknya menyempurnakan ibadah dan akhlak serta isi kepala. Agar nilai plus mu bertambah. Meskipun si dia enggak melirik seenggaknya dirimu sudah berubah jadi lebih baik.

Hidup hanya sementara

Terkadang aku bertanya-tanya mati itu bagaimana sih rasanya? Bukan karena aku pingin mati. Cuma kadang mikir kalau mati gimana ya yang terjadi. Memikirkannya saja membuat bergidik ngeri. Tetapi, bukannya kita disuruh mengingat kematian agar  berpikir tentang makna hidup? Kesempatan hidup yang hanya sementara ini sangat berharga. Maka dari itu, berusaha lah untuk menjadi cahaya di kegelapan orang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya?  Maka dari itu, kita berusaha menjadi bermanfaat bagi orang lain. Jika belum bisa seenggaknya tidak menyakiti orang lain dengan lisan dan perbuatan kita. Jika belum bisa menebar manfaat bagi banyak orang, jadilah pemimpin untuk diri sendiri.

Semua manusia punya celah untuk salah

Sembari menulis sembari merenung dosa-dosa saya yang enggak bisa dituliskan disini. Bukan karena sok pencitraan namun kita semua tahu bahwa aib harus ditutup. Bukan begitu teman? Semua manusia pasti punya celah untuk berbuat salah. Namun, dari situ kita belajar untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Menyempurnakan akhlak agar baik di hadapanNya. 

Istikamah Ibadah itu perlu

Istikamah adalah hal yang sering kita bincangkan atau sedang kita coba kerjakan. Tanpa istikamah, hal yang kita kerjakan menjadi tidak berarti. Jika kita tidak istikamah, bukannya kita akan tetap stagan? Tak kemana-mana. Seperti halnya dengan melakukan ibadah, tanpa istikamah amal kita akan sia-sia. Bukannya nambah pahala yang ada malah nambah dosa. 

Bukan Cerpen Romansa

    Sisi Hitam Cerpen Oleh: Miftahul Zannah Aulia terkagum-kagum pada sekolah barunya, sebuah sekolah swasta Islam di kotanya. Gedung-gedung bertingkat, dinding berwarna hijau, para siswi berjilbab panjang dan seperti nuansa pesantren. Sepertinya Aulia hanya tahu sisi indah dari sekolah barunya bukan sisi “Hitam Pekat” sekolahnya.   Banyak kabar yang beredar, gedung yang sedang dikerjakan akan menjadi ruangan untuk jurusan Aulia. Beberapa pekerja bangunan tampak serius bekerja seperti biasanya. Jelas saja banyak siswa yang tidak sabar menempati gedung tersebut apalagi gedung tersebut arsitekturnya lebih baik dari gedung yang lama. “Gak sabar aku menempati gedung itu” Aulia berbicara sendiri sambil menatap gedung yang dindingnya berwarna putih. “Aku juga. Tapi, kata kakakku gedung ini punya rahasia” kata gadis di sampingnya berdiri “Rahasia apa?” selidik Aulia “Entahlah aku tidak tahu” Mereka berkenalan lalu bercerita di bangku yang berada di dekat gedung i...

Lirik Lagu Tanpa Nada

  Ada yang mau berbaik hati menciptakan nada untuk lirik ini? Biar jadi lagu maksudnya wkwkwk. Sedikit cerita waktu itu, aku iseng menulis. sembari menyanyikan tulisan dengan nge-rap. Namun, akhirnya aku sadar aku enggak bakat jadi penyanyi. mungkin kalau menyumbang lirik masih bisa lah. jadi, ini lirik lagu tanpa nada yang kubuat pada tanggal 23 Febuari 2021: 1. sayup-sayup ku dengar derap langkahmu , apa kau masih ingin bungkam? matamu yang sayu, senyummu yang kian memudar dapat kubaca isyarat yang tersirat meski tanpa kata     2. secangkir teh yang dingin tanpa kau sentuh     andai kau mau berbagi cerita denganku     aku pasti ada 3. aku mungkin tak bisa menandingi hangat mentari atau mungkin rembulan saat malam yang temaram tetapi aku pastikan berada di garis terdepan untuk mendengar keluh kesahmu    4.  tak mengapa jika kau tak percaya aku     aku takkan memaksa     jaga hatimu agar baik-baik saja     k...

Namanya Hafsoh

         Gibahin orang itu dosa. Semua orang pasti tahu dan sepakat membenarkannya. Dan anehnya malah ada rasa nikmat gibahin orang, Astaghfirullah. Tetapi, jika gibah kebaikan orang sepertinya tidak dosa. Malahan orangnya terhindar dari sifat membanggakan diri. Hal itulah yang ingin kutulis kali ini memang ingin menggibahi teman dekatku. Iya orangnya yang ada di foto di atas tulisan.itu foto yang diam-diam diambil tanpa sepengetahuanku. Baiklah ayo mulai gibah, kupastikan kalian enggak dosa baca ini.      Tiga tahun aku mengenalnya, aku sudah cukup paham sifatnya. Mungkin teman-teman di kelasku tidak semua tahu sifatnya. Iya dia orang yang sepertinya disepelekan di kelas kami. Sering gugup kalau presentasi. Alhasil jarang yang mau menerima jika sekelompok sama dia. berbicara kelemahan, kita semua sepakat tak ada manusia yang sempurna.      Ada hal-hal baik dari dia yang tak kudapatkan di diri orang lain. banyak yang tak tah...

Apa aku benar-benar mengenalmu?

Foto oleh: Eric Ward via unsplash Bertahun-tahun aku mengagumimu. Aku kira aku benar-benar mengenalmu. Nyatanya, aku sebenarnya tidak tahu siapa dirimu. Memandang dari kejauhan atau sekedar basa-basi. Sisanya hanya bertukar pikiran lewat pesan singkat. Aku merasa kita cocok dalam beberapa hal. Aku kira kita sehati nyatanya hanya obsesi. Obsesiku membuatku terbuai harapan. Menimbun ekspektasi yang kubuat sendiri. Sembari memberi sugesti diri bahwa kau merasakan hal yang sama. Bertahun-tahun kuhabiskan mengagumimu. Memendam rasa yang acapkali buatku dilema. Semakin kucari tahu, semakin aku tak tahu. Apa benar aku mengenalmu? Bagaimana jika orang yang selama ini kukagumi bertahun-tahun bukanlah seperti ekspektasiku? Siapkah aku untuk kecewa? Perasaan ini membuatku serba salah. Bagaimana jika kuutarakan malah membuat kita jauh? Sisi egoisku berkata aku tak siap kehilanganmu. Namun, jika terus kupendam hanya menyisakan tanya. Apa aku benar menyukaimu? Apa aku benar-benar sudah jatuh cinta? ...

Cinta Paling Rumit: Sisi lain dari Boy Chandra

Buku ini ditandatangani Boy Chandra huhu😭 Selama ini kita tahu Boy Chandra adalah seorang novelis romansa. Diksinya selain bisa membuat baper juga terkadang sesuai realita romansa. Sudah ada yang difilmkan juga toh bukunya.  Buku yang digambar itu seakan menunjukkan sisi lain tulisan Uda Boy. Selama ini cuma lekat dengan tulisan sepasang insan yang sedang jatuh cinta atau patah hati.  Dalam buku "Cinta Paling Rumit" Uda Boy seakan menunjukkan kalau dia juga bisa menulis genre lain. Tidak hanya romansa, namun genre misteri atau thriller . Biasanya kita tahu Uda Boy adalah penulis novel, namun ternyata Uda Boy menulis kumpulan cerpen di buku ini. Beberapa judul cerpen bergenre di luar romansa Seperti : Dendam Amelsa, Ashiran Munak penulis yang bunuh diri adalah kekasihku, Samira, sahabatku bernama Asang, Pejabat, Elegi dari Madisan dan lain-lain(Bingung memilih mana yang paling bagus). Beberapa cerpen bisa membuat pembacanya bergidik ngeri. Karena ada beberapa adeg...

Anak nolep yang tak pernah bukber

Bukber ya? Aku bingung mau nulis apa tentang bukber. Anak nolep kek aku enggak pernah bukber. Nyatanya orang tuaku tak pernah mengizinkanku bukber. Tak ada acara bukber. Ya jadi selama hidupku aku bukber sama keluarga. Undangan bukber yang berdatangan selalu kutolak. Ya karena enggak dikasih izin sama orang tua.  Satu-satunya momen bukberku ya sewaktu pengabdian masyarakat. Itupun karena puasa sunnah.

Jika Baik Tak Berbalas

Foto oleh David Alberto Carmona Hidup ini tidak adil, katamu. Iya aku tak bisa menyangkal kalau itu pendapatmu. Kau bebas berpendapat. Toh, nyatanya adil menurut manusia berbeda dengan adil definisi Tuhan. Akhir-akhir ini kau merasa lelah. Berbuat baik dengan ikhlas nyatanya tak berbalas. Memang sih kita tak boleh mengharap orang lain membalas kebaikan kita. Tetapi, ketika kita berbuat baik tidak dibalas itu meninggalkan rasa sakit. Ada rasa kecewa gitu kayak," Kok enggak bisa gantian ya? Kan aku enggak minta berlebihan,". Ingin memaki dalam hati rasanya. Nyatanya kita tak bisa mengharapkan semua manusia yang kita tolong akan menolong balik. Kita tidak bisa mengharapkan kebaikan kita berbalas. Kita tak bisa menuntut cinta dari orang yang kita cintai diam-diam *out of topic*. Tapi ya tapi kita bisa melatih diri kita untuk Ikhlas hanya mengharap Rido Tuhan. Ya biar enggak kecewa-kecewa banget kalau nyatanya enggak berbalas. Ya barangkali Tuhan memang tahu kamu sebaik itu. Jadi ...

Ketika seorang wanita jatuh cinta

 Ketika seorang wanita mencintai seseorang, jangan pernah ragukan ketulusan cintanya. Ketahuilah dia telah memberikan seluruh hatinya untuk seseorang yang dicintainya itu oleh karena itu dia mudah terluka. Ntah itu karena harapannya yang berlebihan atau karena hatinya yang mudah percaya.  Wanita ketika dia jatuh cinta dia akan memprioritaskan yang dicintainya. Hingga ada ungkapan ntah siapa yang mengatakannya sesibuk apapun seorang wanita ia akan tetap memikirkan orang yang dicintainya.  Cara mencintai wanita memang berbeda namun tulus apa adanya. Jangan pernah ragukan cintanya karena dia mencinta tanpa kata ragu. Hargailah perasaannya,jika kamu tak mencintainya maka jangan berkata kasar kepadanya. Jangan lukai hatinya,karena sekali ia terluka sulit untuk menyembuhkannya atau malah bisa meninggalkan trauma yang mendalam.

Stagnan

Menurut KBBI stagnan berarti dalam keadaan terhenti.  Iya, sebuah kebingungan yang kini sedang mengganggu akhir-akhir ini.  Aku bosan, Aku ingin menyerah saja, Iya begitulah. Sudah kucoba bertahun-tahun tak membuahkan hasil. Aku tidak merasa puas. Menulis adalah sesuatu yang sudah aku kerjakan bertahun-tahun. Dimulai sejak 2013 saat aku masih SMP. Berlanjut hingga kini 2021 saat aku kuliah semester 6. Hingga kini aku malah merasa tulisanku stagnan. Aku kehilangan ide Aku merasa tertinggal Aku merasa tak berbakat Ini bukan tentang menulis artikel, tugas kuliah, diary tapi ini soal cerpenku yang tak pernah selesai kutulis. Ini tentang puisi yang tak punya jiwa. Apa ini benar-benar stagnan? #30haringeblog #mingguke1 #tema3

Tarawih Tahun ini

Enggak kerasa udah Ramadhan lagi padahal kayak kemarin baru saja Ramadhan. Ada yang beda dua tahun belakangan ini. Ya, tentu saja karena enggak ada almarhum bapak. Iya ini puasa tahun kedua tanpa bapak.  Yang berubah bukan tentang ritual sahur dan buka. Tetapi, tentang tarawih. Biasanya mendengar suara bapak (jadi imam) di musholah tempat kami tarawih. Biasanya ditungguin sampai siap tadarus, ini enggak ada lagi. Ya walaupun bapak kadang lama pigi ke mesjid karena suka lelet. Tapi tetap saja aku rindu. Ya begitu singkatnya cerita ini. Karena aku enggak tahu mau nulis apa. #30haringeblog #temake2

Pengalaman Puasa Tahun 2019

   NB: Enggak punya gambar yang sesuai. Mau edit di Canva jaringannya lelet wkwk. Sebelum aku bercerita, aku mau mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk kita semua(yang menjalankan). Semoga kita semua menjadi manusia yang lebih taat lagi, lebih ikhlas menjalani hidup, yang baik-baik lah pokoknya.    Jadi ingat tahun 2019 silam, sewaktu puasa di kos. Itu pertama kalinya puasa enggak sama orang tua. Rasanya menyiapkan buka dan sahur itu wih mau nangis. Ditambah menahan rindu jauh dari keluarga. Memang sih, sahur dan berbuka ada yang menemani. Siapa lagi kalau bukan kakak-kakak yang tinggal di kos. Tetapi tetap aja rasanya beda lah.      Ngomong-ngomong puasa di kos, aku dan kak Tia(Kawan satu kamar) enggak masak sahur. Kami berdua sahur dengan beli sayur di tempat langganan catering kami. Berdua jalan kaki dari kos ke tempat Bu Yani(Catering Langganan). Mengetik cerita ini kepikiran masakan Bu Yani wkwk. Yang banguni bukan mamak, ...

Lubang di Hati

  Lubang di hati, kayak judul lagu milik band yang terkenal tahun 2000-an ya. Iya, tulisan ini terinspirasi dari lagu itu. Pernah merasa gak sih? Hidup yang acak-acakan, serba enggak jelas dan dikelilingi kegelisahan? Kayak ada lubang di hati yang kita sendiri enggak tahu harus diisi apa. Harus diisi dengan pasangan atau Tuhan, kita juga enggak tahu. Kita jadi bimbang dan bingung enggak karuan. Hari-hari kita enggak semangat atau melakukan apapun  hanya sekedarnya. Kita mencari dan terus mencari jawabannya. Mesti kelihatannya kita baik-baik saja, tetapi kayak ada yang kurang dalam hidup. Anehnya, semakin kita mencari kita enggak ketemu. Kita bergantung pada waktu untuk menunggu jawaban. Sampai pada akhirnya, yang kita cari tak kemana-mana. Letaknya di hati, sesuatu yang selana ini kita tinggalkan atau abaikan atau malah kita yang enggak peka.  Segala gundah gulana, hanya Dia lah obatnya. Hanya Dia yang mampu memberi ketenangan meski hingar bingar dunia membuat kita lupa d...

Keluh Kesah Tak Berfaedah

Baru saja potongan memori terlintas. Namun, bukan berarti aku ingin kembali ke masa itu. Mungkin, beberapa orang tahu aku pernah di fase friendzone. Uuh, sakit sih tapi ada hikmahnya. Tetapi, kita semua tahu jika jatuh cinta sepaket dengan rasa kecewa dan patah hati. Bukan patah hatinya yang harus disesali, tetapi hikmah apa yang harus kita petik dari episode patah hati kita.  Kita semua pasti tahu kalau beberapa orang ditakdirkan Tuhan hanya beberapa episode dalam hidup kita. Kalau dulunya dekat dan sekarang udah jauh. Sederhana sih, episode dia dalam hidup kita sudah berakhir. Aku mau cerita keluh kesahku malam ini. Aku bukan enggak bisa move on ya dari seseorang yang menurutku baik banget. Ada banyak hal yang membuatku tertarik dengannya seperti: dia itu misterius(aku jadi ingin memecahkan teka-teki mengapa dia misterius), dia jago main gitar(aku pernah minta dia nyanyiin lagu Amin Paling Serius), dia humoris, dia unik dan hal yang paling kusuka dia adalah pendengar yang baik. ...

Harusnya 30 bukan 18

 Harusnya ini hari hari ke tiga puluh ngeblog. Tapi, apalah daya banyak ide tapi malas ngetik. Berawal dari seminggu yang lewat sibuk PPL 1. Hahaha, ujungnya jadi malas nulis. Alhasil, banyak tertinggal. Kalah rajin sama kak Ussy wkwkw.  Intinya Terima kasih sama kak Isma yang sudah buat ini. Apa sih istilahnya acara bukan? Ide aja mungkin ya kita bilang.  Aku kenal kak Isma gara-gara Kak Ussy nawari buku yang ditulis kak Isma. Ya aku beli, tetapi ngambilnya di sekretariat LPM Dinamika. Waktu itu Kak Isma lagi ada acara, aku nunggu di luar. Agak lama kak Isma pun keluar. Aku pribadi enggak terlalu tahu sifat kak Isma. Tapi, yang kutahu dia unik, Pemikirannya enggak ketebak, baik, cerdas dan selebihnya orang terdekatnya yang tahu. Tiga puluh hari ngeblog adalah tantangan paling gereget bagi manusia prokastinator kayak aku. Tiga puluh hari nulis aja keter, apalagi ngeblog. Apalagi ngeblog itu susah cari materi yang mau ditulis. Sampai aku baca beberapa buku sebelum nulis wk...

Semester Lima

 Sebentar lagi semester lima usai. Tak terasa memasuki semester tua. Kekhawatiran semakin menjadi-jadi. Tugas tambah banyak, makin stres, mulai banyak pikiran. Aku rasa semua yang kuliah pasti ngerasai hal itu. Bahkan senior udah mewanti-wanti jauh jauh hari.  "Nanti dek, kalau udah masuk semester lima pikirannya udah mau nikah aja itu gara-gara banyak tugas," Ada benarnya, ada juga salahnya. Benar karena dialami teman-temanku sendiri. Salah, karena aku enggak punya pikiran mau nikah muda.  Teman-teman dekatku kayak Arizka, Hanum sama Ifah. Udah bahas masalah nikah tuh. Apalagi Hanum sama Arizka udah punya pacar. Ya salam, aku dengernya puyeng. Aku yang kerjaannya jadi fangirl ini merasa terasingkan. Setiap ada tugas pasti ngomong,"Dah lah nikah aja,". Padahal nikah nambahi masalah kalau belum siap. Ada-ada aja emang. Mungkin juga umur 20 atau 21 lagi menggebu-gebunya perasaan itu kali ya. Enggak tahu juga lah aku. Entah pun karena udah bucin kali sama pacar. Ya en...

Let's talk about depression

Credit :  creativemarket.com via pinterest  Tak henti-hentinya aku menulis tentang kesehatan mental. Selain karena menarik tentu saja karena punya hubungan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi di zaman ini, meskipun teknologi berkembang pesat tetapi kita cenderung sulit mengontrol perasaan. Kita jadi mudah merasa insecure   melihat pencapaian orang lain, diam-diam merasa iri, sometimes merasa enggak bersyukur dengan yang kita punya. Apa aku depresi? Ya enggak lah. Kalau aku depresi ya enggak akan ada tulisan ini wkwkkwk. Hari ini aku mau ngebahas tentang depresi yang mungkin sering kita dengar. Atau jangan-jangan kita sendiri pernah self-diagnosis  diri kita sendiri depresi? Apa sih definisi dari depresi itu dan apa akibatnya jika kita depresi? Secara singkat definisi depresi yaitu perasaan murung yang berkepanjangan. menyebabkan kita tak memiliki kemauan untuk melakukan rutinitas kita. kita bisa dikatakan depresi jika:  Perasan murung yang kita rasakan ter...

Perhatian: Tulisan Agak Sensitif!

  Credit:  quranforkids.com  via pinterest      Tulisan tentang agama bukanlah keahlianku. Tak berani aku menulisnya meskipun membaca beberapa referensi. Entahlah, aku sendiri tak tahu bagaimana. Mungkin juga karena fenomena saat ini bahwa yang beragama harus selalu berbuat kebenaran tidak boleh salah. Disana-sini koar-koar ini cara ke surga, itu neraka, merasa paling benar dan ah sudahlah. Kenapa jadi menghujat? Astaghfirullah, kayaknya menulis ini perlu banyak istighfar sama baca bismillah banyak-banyak lah biar enggak nambah dosa.   Berikut adalah apa ya bagusnya dibilang kritik tentang penganut agama kali ya. Ngomong-ngomong bukan berarti aku enggak suka ajaran agama loh ya. Islam itu benar, tetapi muslim bisa salah. Kalau kata Khabib Nurmagedov (Tahu lah kalian dia itu siapa)   "Orang Non-Muslim tidak membaca Al-Qur'an, mereka tidak membaca Hadist. Yang mereka baca adalah dirimu, maka jadilah cerminan islam yang baik ."  Sedangkan d...

Psikosomatik

  credit:  therumpus.net  via Pinterest Hai, sepertinya aku sudah banyak ketinggalan menulis blog. Tanpa banyak berbasa-basi kali ini aku mau nulis tentang mental health issue . Belakangan ini rame banget bahas mental health issues . Kalau dipikir-pikir, pembahasan tentang mental health issues penting terlebih di pandemi saat ini. Terlebih karena banyak orang yang menanggap pembahasan tentang kesehatan mental itu enggak sepenting kesehatan fisik. Atau ada orang yang mau ke psikiater/psikolog dikira gila. Tetapi, sadar enggak sih kalau kesehatan mental itu berhubungan dengan kesehatan fisik.  Dengan kata lain, kalau mental kita sakit ya otomatis fisik kita juga ikut sakit. Hal itu menyebabkan kita terkena gangguan psikosomatik. Gangguan psikosomatik adalah keluhan fisik yang dipengaruhi oleh pikiran. Simpelnya sih begitu. Gangguan psikosomatik bisa dialami siapa saja baik itu tua ataupun muda. Gangguan psikosomatik biasanya   muncul karena perasaan seperti tak...