Terkadang aku bertanya-tanya mati itu bagaimana sih rasanya? Bukan karena aku pingin mati. Cuma kadang mikir kalau mati gimana ya yang terjadi. Memikirkannya saja membuat bergidik ngeri. Tetapi, bukannya kita disuruh mengingat kematian agar berpikir tentang makna hidup?
Kesempatan hidup yang hanya sementara ini sangat berharga. Maka dari itu, berusaha lah untuk menjadi cahaya di kegelapan orang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya?
Maka dari itu, kita berusaha menjadi bermanfaat bagi orang lain. Jika belum bisa seenggaknya tidak menyakiti orang lain dengan lisan dan perbuatan kita. Jika belum bisa menebar manfaat bagi banyak orang, jadilah pemimpin untuk diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar