Ah, entah mengapa kalimat pertama memang sulit dituliskan. Bahkan bagi penulis ternama sekali pun. Seperti tema kali ini sulit untuk dituliskan. Ya, tentang seseorang yang mendukungku. Karena nyatanya yang mendukungku tidak hanya satu orang tetapi banyak orang. Namun, dari semua itu memang nyatanya hanya satu orang yang tetap mendukungku. Seseorang itu adalah mamakku.
Mamak akan selalu mendukung apa pun keputusanku selama aku bisa mempertanggungjawabkannya. Terkadang susah menjelaskan tugas-tugasku padanya. Iya karena mamak tidak kuliah sepertiku. Namun, dari situ aku paham ilmu yang kupunya harusnya membuatku mengerti untuk menjelaskan dengan kalimat sederhana. Ilmu yang kupunya harusnya malah membuatku lebih berakhlak.
Mamak akan selalu mendukung selama itu baik untukku. Seperti pilihanku yang masuk kuliah mengambil prodi Pendidikan Bahasa Inggris. aku yang maunya jadi freelancer. Aku yang maunya menulis. Aku yang maunya enggak mau kerja di kampung. Aku yang punya banyak keinginan, mamak selalu ada untuk mendukungku.
Aku enggak tahu caranya bilang terima kasih ke mamak. Karena rasa syukur dan terima kasih ini lebih dari kata-kata. Seakan tidak ada padanan kata dalam bahasa manapun kecuali bahasa hati. Mamak enggak pernah minta apa-apa yang penting anaknya jadi orang baik dan tata ibadah. Mamak enggak masalah kalau nanti aku jadi guru honornya kecil, yang penting punya kerjaan. Mamak yang memperjuangkanku untuk kuliah. Mamak enggak pernah maksain anaknya untuk mikirin jodoh paling Cuma dikasih tahu kalau nikah tak seindah vlog youtube artis.
Huwaa, mamak enggak sanggup kutulis banyak-banyak. Takut nangis aku saking terharunya...
#hukumankawalan
#harike5
#blog14hari
#mamakkusayang
Komentar
Posting Komentar