Semakin semesterku bertambah, semakin naik pula
tingkat insecure ku. Apalagi jika bukan karena kemampuan speaking yang tak
kemana-mana. Iya aku memang tak suka jadi pusat perhatian. Aku tak suka
keramaian. Itulah yang membuatku merasa insecure. Ditambah aku baru mengetahui jika
di kelas ada strata berdasarkan kecerdasan. Makin menjadilah insecure ku.
Sebuah hal yang miris bagi aku,
sudah semester atas namun kemampuan speaking biasa saja. Huwaa, berat sekali
mengejarnya. Memulai lagi, belajar lagi, rasanya antara malu dan terpaksa.jika
tidak belajar sekarang efeknya bisa untuk hari depan.
Aku jadi teringat alasanku memilih
jurusan ini dulu. Sesederhana dan semulia itu nyatanya tak seindah itu.
Tak
ada cerita atau tips yang akan kubagi, kemampuanku masih biasa-biasa saja
hingga membuatku malu sendiri membahas kemampuanku. Masih jauh dari kata mahir.
Huwaa, rasanya ingin menangis.
baiklah, usaha yang aku lakukan saat in adalah mendengarkan podcast dari BBC English dan VOA English enggak tahu kenapa favorit banget sih. selain itu, membaca novel Shidney Sheldon, lalu melihat Phonetic untuk mengucapkan kata dengan benar. tidak hanya itu, aku juga mencoba menulis dalam Bahasa Inggris dan memperbaikinya di Grammarly, kadang juga mengajak asisten google berbicara. dan terkadang sambil cuci piring ngomong Bahasa Inggris secara random.

Kerennn bgt๐๐๐
BalasHapusHai alvi๐
Hapus