Enggak kerasa udah Ramadhan lagi padahal kayak kemarin baru saja Ramadhan. Ada yang beda dua tahun belakangan ini. Ya, tentu saja karena enggak ada almarhum bapak. Iya ini puasa tahun kedua tanpa bapak.
Yang berubah bukan tentang ritual sahur dan buka. Tetapi, tentang tarawih. Biasanya mendengar suara bapak (jadi imam) di musholah tempat kami tarawih. Biasanya ditungguin sampai siap tadarus, ini enggak ada lagi. Ya walaupun bapak kadang lama pigi ke mesjid karena suka lelet. Tapi tetap saja aku rindu.
Ya begitu singkatnya cerita ini. Karena aku enggak tahu mau nulis apa.
#30haringeblog
#temake2
Komentar
Posting Komentar