Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Anak nolep yang tak pernah bukber

Bukber ya? Aku bingung mau nulis apa tentang bukber. Anak nolep kek aku enggak pernah bukber. Nyatanya orang tuaku tak pernah mengizinkanku bukber. Tak ada acara bukber. Ya jadi selama hidupku aku bukber sama keluarga. Undangan bukber yang berdatangan selalu kutolak. Ya karena enggak dikasih izin sama orang tua.  Satu-satunya momen bukberku ya sewaktu pengabdian masyarakat. Itupun karena puasa sunnah.

Jika Baik Tak Berbalas

Foto oleh David Alberto Carmona Hidup ini tidak adil, katamu. Iya aku tak bisa menyangkal kalau itu pendapatmu. Kau bebas berpendapat. Toh, nyatanya adil menurut manusia berbeda dengan adil definisi Tuhan. Akhir-akhir ini kau merasa lelah. Berbuat baik dengan ikhlas nyatanya tak berbalas. Memang sih kita tak boleh mengharap orang lain membalas kebaikan kita. Tetapi, ketika kita berbuat baik tidak dibalas itu meninggalkan rasa sakit. Ada rasa kecewa gitu kayak," Kok enggak bisa gantian ya? Kan aku enggak minta berlebihan,". Ingin memaki dalam hati rasanya. Nyatanya kita tak bisa mengharapkan semua manusia yang kita tolong akan menolong balik. Kita tidak bisa mengharapkan kebaikan kita berbalas. Kita tak bisa menuntut cinta dari orang yang kita cintai diam-diam *out of topic*. Tapi ya tapi kita bisa melatih diri kita untuk Ikhlas hanya mengharap Rido Tuhan. Ya biar enggak kecewa-kecewa banget kalau nyatanya enggak berbalas. Ya barangkali Tuhan memang tahu kamu sebaik itu. Jadi ...

Ketika seorang wanita jatuh cinta

 Ketika seorang wanita mencintai seseorang, jangan pernah ragukan ketulusan cintanya. Ketahuilah dia telah memberikan seluruh hatinya untuk seseorang yang dicintainya itu oleh karena itu dia mudah terluka. Ntah itu karena harapannya yang berlebihan atau karena hatinya yang mudah percaya.  Wanita ketika dia jatuh cinta dia akan memprioritaskan yang dicintainya. Hingga ada ungkapan ntah siapa yang mengatakannya sesibuk apapun seorang wanita ia akan tetap memikirkan orang yang dicintainya.  Cara mencintai wanita memang berbeda namun tulus apa adanya. Jangan pernah ragukan cintanya karena dia mencinta tanpa kata ragu. Hargailah perasaannya,jika kamu tak mencintainya maka jangan berkata kasar kepadanya. Jangan lukai hatinya,karena sekali ia terluka sulit untuk menyembuhkannya atau malah bisa meninggalkan trauma yang mendalam.

Stagnan

Menurut KBBI stagnan berarti dalam keadaan terhenti.  Iya, sebuah kebingungan yang kini sedang mengganggu akhir-akhir ini.  Aku bosan, Aku ingin menyerah saja, Iya begitulah. Sudah kucoba bertahun-tahun tak membuahkan hasil. Aku tidak merasa puas. Menulis adalah sesuatu yang sudah aku kerjakan bertahun-tahun. Dimulai sejak 2013 saat aku masih SMP. Berlanjut hingga kini 2021 saat aku kuliah semester 6. Hingga kini aku malah merasa tulisanku stagnan. Aku kehilangan ide Aku merasa tertinggal Aku merasa tak berbakat Ini bukan tentang menulis artikel, tugas kuliah, diary tapi ini soal cerpenku yang tak pernah selesai kutulis. Ini tentang puisi yang tak punya jiwa. Apa ini benar-benar stagnan? #30haringeblog #mingguke1 #tema3

Tarawih Tahun ini

Enggak kerasa udah Ramadhan lagi padahal kayak kemarin baru saja Ramadhan. Ada yang beda dua tahun belakangan ini. Ya, tentu saja karena enggak ada almarhum bapak. Iya ini puasa tahun kedua tanpa bapak.  Yang berubah bukan tentang ritual sahur dan buka. Tetapi, tentang tarawih. Biasanya mendengar suara bapak (jadi imam) di musholah tempat kami tarawih. Biasanya ditungguin sampai siap tadarus, ini enggak ada lagi. Ya walaupun bapak kadang lama pigi ke mesjid karena suka lelet. Tapi tetap saja aku rindu. Ya begitu singkatnya cerita ini. Karena aku enggak tahu mau nulis apa. #30haringeblog #temake2

Pengalaman Puasa Tahun 2019

   NB: Enggak punya gambar yang sesuai. Mau edit di Canva jaringannya lelet wkwk. Sebelum aku bercerita, aku mau mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk kita semua(yang menjalankan). Semoga kita semua menjadi manusia yang lebih taat lagi, lebih ikhlas menjalani hidup, yang baik-baik lah pokoknya.    Jadi ingat tahun 2019 silam, sewaktu puasa di kos. Itu pertama kalinya puasa enggak sama orang tua. Rasanya menyiapkan buka dan sahur itu wih mau nangis. Ditambah menahan rindu jauh dari keluarga. Memang sih, sahur dan berbuka ada yang menemani. Siapa lagi kalau bukan kakak-kakak yang tinggal di kos. Tetapi tetap aja rasanya beda lah.      Ngomong-ngomong puasa di kos, aku dan kak Tia(Kawan satu kamar) enggak masak sahur. Kami berdua sahur dengan beli sayur di tempat langganan catering kami. Berdua jalan kaki dari kos ke tempat Bu Yani(Catering Langganan). Mengetik cerita ini kepikiran masakan Bu Yani wkwk. Yang banguni bukan mamak, ...