Bertahun-tahun aku mengagumimu. Aku kira aku benar-benar mengenalmu. Nyatanya, aku sebenarnya tidak tahu siapa dirimu. Memandang dari kejauhan atau sekedar basa-basi. Sisanya hanya bertukar pikiran lewat pesan singkat.
Aku merasa kita cocok dalam beberapa hal. Aku kira kita sehati nyatanya hanya obsesi. Obsesiku membuatku terbuai harapan. Menimbun ekspektasi yang kubuat sendiri. Sembari memberi sugesti diri bahwa kau merasakan hal yang sama.
Bertahun-tahun kuhabiskan mengagumimu. Memendam rasa yang acapkali buatku dilema. Semakin kucari tahu, semakin aku tak tahu. Apa benar aku mengenalmu? Bagaimana jika orang yang selama ini kukagumi bertahun-tahun bukanlah seperti ekspektasiku? Siapkah aku untuk kecewa?
Perasaan ini membuatku serba salah. Bagaimana jika kuutarakan malah membuat kita jauh? Sisi egoisku berkata aku tak siap kehilanganmu. Namun, jika terus kupendam hanya menyisakan tanya. Apa aku benar menyukaimu? Apa aku benar-benar sudah jatuh cinta? Apa aku benar mengagumi seseorang yang hanya kutahu kulit luarnya?

Komentar
Posting Komentar