Kali ini aku mau menulis pendapatku tentang pertemanan. Mungkin agak
sedikit berbeda dari pendapat kebanyakan orang atau malah sama. Enggak tahu
juga. Tulisannya kelihatan enggak niat ya? Kalau iya, mohon maaf banget aku kehilangan ide dengan bahasan
tentang teman. Bukan berarti aku enggak punya teman sama sekali atau enggak
pandai berteman. Aku hanya jaga-jaga agar kejadian penghianatan enggak terjadi
lagi. Terlalu baik kepada orang juga enggak bagus kan?
Menurutku kita semua berteman karena kecocokan
kepentingan. Contohnya seperti entah karena kita suka dengan musisi tertentu,
suka nonton drakor, suka bahas agama, suka ikut lomba tulisan akademik, suka
jadi relawan dsb. Nah, dari kecocokan kepentingan itu kita berteman dekat dan
menjadi sahabat. Disitulah kita saling mengenal satu sama lain dan menjadi
dekat. Namun, kedekatan ini hanya sampai di saat masih adanya kepentingan itu.
Jika berpisah belum tentu memiliki komunikasi sebagus saat masih bersama. Bisa
jadi malah sering salah paham. Karena jarak dan waktu sahabat dekat kita
menjadi terlupakan.
Seiring berjalannya waktu sedekat apapun kita dengan
sahabat kita, akhirnya kita pun terpisah. Entah karena pekerjaan, cita-cita
atau sahabat kita nikah. Kita semua akan ditinggalkan teman dekat kita. Pada
akhirnya kita hanya berteman dengan diri sendiri. Bukan berarti kita enggak
perlu teman, kita butuh teman tapi jangan terlalu dekat namun juga jangan
terlalu jauh. Selagi bersama buatlah kenangan yang tak terlupakan, ketika tua
itu akan menjadi harta karun yang tak ternilai.
#30HARINGBLOG
#HARIKE12
Komentar
Posting Komentar