Sudah lama sekali tak menulis di blog. Ini adalah
tulisan pertama di tahun 2021. Ngomong-ngomong selamat tahun baru bagi kita
semua. Semoga kita tetap sehat dan waras di tengah pandemi ini.Tanpa banyak pembukaan karena aku bukan manusia yang suka menulis
basa-basi. Jadi, di tulisan ini aku mau menulis tentang beberapa lagu yang
sering kudengarkan untuk menyemangatiku di situasi yang serba sulit kayak
pandemi sekarang. Menurutku lagu-lagu ini mempunyai lirik yang menyentuh,
meskipun beberapa lagunya dibawakan artis Jepang. Langsung saja ya.....
Pertama, Mou ichido
Mou Ichido yang dalam Bahasa jepang bermakna sekali
lagi. Pandemi ini membuat kita terpaksa
terpisah jarak. Semua harus dilakukan dari rumah seperti bekerja dan belajar. Lagu ini seakan
menjadi penyemangat untuk kita semua yang sedang dilanda pandemi hebat COVID19.
Lagu yang dinyanyikan oleh delapan orang yang terdiri dari Taka (Vokalis One Ok
Rock, Aimer, Ayaka, Nissy, Shota Shimizu, Daichi Miura, Kenta(Vokalis Wanima),
dan Mao Abe. Apalagi perpaduan suara mereka yang bagus banget kayak harmoni. Aku sisipkan lagunya dengan subtitel English, siapa yang tahu mau mendengarnya hehe...
2. Kedua, Kokoronaka
Lagu yang dinyanyikan oleh band rock Jepang,
Radwimps ini bisa dibilang menyentuh. Kokoronaka dalam Bahasa Jepang berarti
dari hati. Tetapi, yang paling menarik perhatianku adalah penulisan judul lagu.
Judul lagu ditulis dalam aksara katakana yang mana huruf katakana dipakai
untuk menyerap kata atau nama dalam bahasa asing seperti kata dalam Bahasa Inggris, Bahasa
Mandarin dan sebagainya..
Oh ya lagu ini dirilis dua versi, versi lengkap dan
versi singkat. Liriknya mewakili aku yang enggak bisa bertemu teman kuliah
semasa pandemi.
3. Ketiga, We’ll be fine
Awalnya aku enggak tahu lagu ini, Cuma
kebetulan berputar di Spotify. Setelah didengarkan enak juga ternyata. Lalu,
aku kepo mencari arti liriknya dan penyanyi nya. Wah ternyata lagunya lumayan
bagus juga dan ReN sering dibilang Ed Sheeran nya Jepang karena musik dan
warna vokal mereka hampir sama.
Oh ya lagu ini ditulis dalam dua versi yaitu versi Jepang dan Versi Inggris, namun Ren bisa fasih dengan kedua bahasa
tersebut. Wajar sih, ReN pernah tinggal di Inggris. seperti yang kita tahu
Orang Jepang jarang yang enggak bisa berbasa
Inggris karena sulit membedakan pengucapan “R” dan “L” terlebih dengan
huruf katakana yang membingungkan.
Sampai-sampai ada Jargon yang bilang aneh kalau mendengar orang Jepang
fasih Bahasa Inggris.
4. Keempat, Adaptasi
Kaget dong tiba-tiba lihat di Youtube
Tulus ada lagu baru. Diksi nya itu beda dari yang lain. kalau aku bilang sih
nuansa lagunya mirip lagu stuck with you nya Justin sama Ariana. Tapi, itu pendapat pribadi ku loh ya. Karya-karya Tulus
memang enggak pernah mengecewakan sih.
5. Kelima, Be The Light
Lagu ini udah lama banget sih kayaknya rilis sekitar
tahun 2013 atau 2014 gitu. Tetapi masih relate sampai sekarang. One Ok Rock
memang enggak diragukan kalau membuat lagu yang punya lirik menyentuh. Lagu ini
ditulis dalam Bahasa Inggris untuk menyemangati korban Tsunami Jepang (aku lupa
tahunnya). Lagu ini meneritakan tentang apapun yang terjadi dalam hidup kita kita
harus tetap bertahan. Kita memang tidak bisa mengubah sesuatu yang telah
terjadi, namun kita bisa mengambil keputusan apa yang kita lakukan setelah
sesuatu terjadi. Apakah kita menyerah atau tetap melanjutkan hidup?
6. Keenam, Light the Light
Lagu ini diciptakan oleh Yojiro Noda(Vokalis
Radwimps) untuk menyemangati penduuk Wuhan dan seluruh dunia yang terdampak
virus Corona. Lagu ini ditulis dalam Bahasa Inggris. Liriknya seperti
menyemangati bahwa kita semua bisa melewati semua pandemi ini. Dan kelak di masa
depan kita semua bisa berkumpul kembali seperti sedia kala.
#30HARINGBLOG
#BLOGJANUARI
#Harike1
Harus coba dengerin lagu Jepang ahhh😍
BalasHapusDengeri lah kak, kayak musikalisasi puisi. Liriknya susah dicari maknanya🤣
BalasHapusSemacam wibu tapi apakah iya wkwk
BalasHapusAduh kak saya bukan wibu. Jarang nonton anime aku tuh 🤣
BalasHapus